Saturday, August 22 2015

Semester I 2015, Telkomsel Makin Meraja

Jakarta – Di semester I 2015 ini atau dalam 6 bulan pertama di tahun 2015 ini perusahaan teleomunikasi Telkomsel berhasil membukukan keuntungannya sebesar 10,106 triliun rupiah atau sama saja dengan memiliki kenaikan 14, 7 % dibandingkan dengan periode tahun lalu yang hanya mencapai keuntungan sebanyak 8,810 triliun rupiah. Pada hari kamis 6 Agustus 2015, Direktur Utama Telkom Alex Janangkih Sinaga mengatakan bahwa telkomsel berhasil mempertahankan moment positifnya hingga semester I di tahun 2015 ini yakni triple double-digit growth di sisi pendapatan, EBITDA (Earning Before Interest Tax Depreciation and Amortization), dan laba bersih. Sepanjang semester I di tahun 2015 ini anak usaha dari telkom tersebut berhasih memperoleh pendapatan dengan catatan sebesat 35.399 triliun rupiah, yang artinya naik 13% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu yang hanya sebesar 31,33 triliun rupiah saja. Untuk EBITDA (Earning Before Interest Tax Depreciation and Amortization) pada semester I di tahun 2015 mencapai 19,2 triliun rupiah yang artinya naik 10.7% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu yang hanya sebesar 17.3 triliun rupiah. Pendapatan utama Telkomsel adalah berasal dari layanan prabayar, disusul dengan pascabayar dan biaya interkoneksi dan juga roaming internasional. Hingga saat ini di semester I tahun 2015, total pelanggan yang dimiliki Telkomsel adalah sebanyak 144.065 juta yang artinya naik sebesar 4.9% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu yang hanya sebesar 137,373 juta. Pada semseter I di tahun 2015 Average Revenue Per User (ARPU) dari pelanggan pascabayar mencapai 166 ribu rupiah yang artinya turun 4,2% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu yang bisa mencapai 173 ribu rupiah. Namun kebalikannya di ARPU prabayar pada semester I di pathun 2015 ini justru mencapai 37 ribu rupiah yang artinya naik 9,1% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu sebesar 34 ribu rupiah. Hal ini membuat telkomsel menjadi raja di provider di Indonesia.

Wednesday, August 12 2015

Menteri Susi Tak Ingin Indonesia Masih Impor Garam

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti mengatakan bahwa kalau dirinya begitu geram dengan keadaan Indonesia yang masih saja melakukan impor garam. Padahal sebagian besar dari negara Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki laut yang begitu luas dan memiliki pantai terpanjang kedua di dunia, dan menurutnya tidak sepantasnya masih mengimpor garam. Susi Pujiastuti mengatakan bahwa dirinya menginginkan menjadikan negara 17 ribu pulau dan 30 ribu petani garam ini justru swasembada garam. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), banyaknya kebutuhan garam untuk konsumsi di tahun 2014 adalah sebanyak 1,5 juta ton, dan untuk garam industrinya adalah sebanyak 2 juta ton. Sehingga total banyaknya kebutuhan garam adalah sebanyak 3.5 juta ton. Namun sejak tahun 2012, swasembada untuk garam konsumsi sudah tercapai kebutuhannya, sehingga untuk saat ini hanya untuk kebutuhan industri saja yang masih perlu diimpor. Pada tahun 2014 sudah tercatat jumlah impor garam mencapai sebanyak 2,2 juta ton. Dan pada tahun ini, KKP menargetkan supaya dapat mengurangi jumlah impor garam industri hingga sampai 1 juta ton dengan terus mengingkatkan produksi garam industri dalam negeri hingga sebanyak 1 juta ton. Akan tetapi, di tengah gencarnya upaya KKP tersebut, Kementerian Perdagangan Justru mensahkan izin adanya impor garam sampai sebanyak 1,506 juta ton per 30 Juni 2015 lalu. Hal tersebut tentu membuat Menteri Susi sungguh geram, pada hari jumat 31 Juli 2015 lalu ia mengatakan bahwa akan mendorong penertiban garam. Karena semestinya impor garam sesuai dengan peraturan perdagangan, yang seharusnya tidak boleh 1 bulan sebelum panen dan dua bulan sesudah panen. Kalau sampai hal ini terjadi, wajib ditindak lanjuti, kalau perlu diberi sanksi yang tegas. Susi menambahkan bahwa dirinya meminta agar impor garam hanya bisa dilakukan melewati satu pintu saja, yaitu BUMN PT Garam dan asosisasi petani. Menurutnya hal ini dilakukan supaya jumlah impor garam dapat dikontrol sesuai kebutuhan. Sehingga harga panen garam petani tidak jatuh.

Monday, August 10 2015

KLHK Segel Lokasi Kebakaran Lahan Pekanbaru

Jakarta – Kebakaran yang terjadi di Pekanbaru lalu membuat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan tindakan tegas dengan nyegel lahan lokasi kebakaran di Pekanbaru tersebut. KLHK melakukan tindakan tersebut supaya kebakaran yang sudah terjadi tidak akan meluas ke lahan-lahan lainnya. Karena menurut KLHK kebarakan lahan tersebut diduga seperti lahan yang sengaja dibakar oleh oknum tertentu. Penyidik KLHK di Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, menyegel lahan kurang lebih sekitar 100 Ha dengan kondisi lahan yang masih terbakar dan tengah dipadamkan oleh Manggala Agni BKSDA Riau dan Water Bombing oleh Satgas Udara. Pada hari Rabu 5 Agustus 2015, Akbar Saefudin Kepala Penyidik Kerusakan Lingkungan dan Kebakaran Hutan/Lahan mengatakan bahwa penyegelan lahan tersebut dilakukan karena kebarakan hutan yang terjadi di Pekanbaru merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran dan gangguan asap di Pekanbaru. Kebakaran hutan ini sangat mengganggu aktivitas warga Pekanbaru dan juga aktivitas yang terjadi di Bandara Sutan Syarif Kasim II. Penyegelan lahan yang terbakar ini merupakan bukti upaya dari keseriusan dan ketegasan pemerintah dalam penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan/lahan di Riau. Hal ini dibuktikan dengan penugasan Rasio Ridho Sani, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk melakukan kepemimpinan terhadap penegak hukum kejaharan pembakaran, termasuk tindak penyegelan oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya. Pada saat hari dimana penyegelan di lokasi lahan yang terbakar tersebut, Rasio Sani hadir bersama dengan Kemal Amas Direktur Pengawasan dan Amral Ferry Kepala Ekoregion Sumatera. Menurut Rasio Sani penyegelan lahan ini dilakukan agar memberikan efek jera kepada oknum yang sengaja membakar hutan tersebut, karena pembakaran hutan ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Dia juga menambahkan bahwa penyegelan ini merupakan upaya terobosan agar penegakan hukum terhadap kejahatan hutan dapat terus ditegakkan dan digalakkan dengan lebih optimal lagi. Ia pun kembali menambahkan bahwa selama penyegelan ini, sang pemilik lahan tidak bisa memakai lahan tersebut dengan alasan apapun.

Jalanan Macet, Jokowi dan Pengembang Properti Menyambut Light Rail Transit

Jakarta – Pengembang properti memiliki pendapat bahwa angkutan massal di daerah Ibu kota Jakarta sekarang ini sudah mulai sulit untuk melakukan operasi. Hal tersebut tentu saja dikarenakan jalan umum bahkan hingga tol sudah dipenuhi oleh kendaraan pribadi, seperti yang bisa anda lihat. Ada salah satu pengembang dari perusahaan besar bernama Ciputra yang mengatakan bahwa adanya pengembangan angkutan massal Light Rail Transit atau disingkat LRT ini yang beroperasi dari Cibubur hingga Jakarta pusat dapat menjadi solusi atau memberikan sebuah angin segar untuk beberapa warga dan juga pengembang properti.

Presiden Joko Widodo atau yang sering disapa dengan sebutan Jokowi ini merencanakan LRT akan groundbreaking ditanggal 17 Agustus tahun 2015 untuk menghubungkan Cibubur dengan Jakarta pusat. Tulus Santoso mengatakan kepada detikFinance bahwa jalanan pada Jakarta ini sudah tidak memadai karena sangat lah macet, mulai dari pagi hingga pagi lagi.

Dengan jalan yang semakin macet, tentu membuat seluruh warga Jakarta menjadi tidak nyaman ketika akan berpergian keluar rumah. Sehingga tahun ini sudah waktunya untuk mengadakan pengembangan angkutan massal, seperti LRT, busway dan kendaraan umum pengurang kemacetan lainnya. Tulus Santoso ini memiliki penilaian bahwa dengan adanya fasilitas kendaraan umum sampai dengan jalan tol akan menjadi sebuah daya tarik untuk konsumen properti.

Saat ini, warga kota Jakarta dan sekitarnya berpikiran bahwa didalam memilih rumah atau tempat tinggal harus yang memiliki ketersediaan akses transportasi. Karena dengan adanya akses transportasi yang mudah akan membuat mereka merasa nyaman jika akan berpergian tanpa menggunakan kendaraan pribadi.

Tulus Santoso mengatakan kembali bahwa konsumen saat ini lebih melirik publik transport ketimbang kendaraan pribadi. Perusahaan besar Ciputra ini memiliki dua buah proyek property yang besar di wilayah Cibubur, yaitu Citra Indah dan Citra Grand sebagai sarana pendukung. Perusahaan besar ini telah menyediakan angkutan bus feeder yang perjalanannya mulai dari hunian ke pusat kota Jakarta. Bahkan bus feeder ini juga memiliki koneksi jaringan dengan Trans Jakarta.

Saturday, August 8 2015

Konser di Cikini yang Menampilkan White Shoes dan The Couples Company

Jakarta – Seperti yang anda ketahui pada hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2015, malam hari Taman Ismail Marzuki menjadi salah satu pusat untuk berkumpulnya para seniman. Sehingga pada malam tersebut terlihat begitu ramai. Uniknya, ketika malam itu terasa tempo dulu, karena ada yang menggunakan tema busana anak muda di era 50-an.

Setelah diselidiki, ada banyak sekali orang ingin melihat gelaran konser tunggal yang dimiliki oleh sebuah band bernama Jakarta White Shoes and The Couples Company bertemakan konset di Cikini. Di GBB (Graha Bhakti Budaya), band tersebut tampil dengan diiringi oleh alat tiup yang berbaris, mulai dari trombone, terumpet hingga saksofon. Tanpa banyak basa-basi, konser yang membuat semua pengunjung merasa bernostalgia perayaan 13 tahun White Shoes and The Couples Company dimulai ketika seiring lagu Aksi Kucing dimainkan.

Band tersebut mengatakan bahwa memilih Cikini dikarenakan mereka terbentuk di tempat tersebut 13 tahun yang lalu. Dengan kondisi panggun yang sederhana, satu per satu lagu pun dinyanyikan, mulai dari Pelan Tapi Pasti hingga lagu daerah berjudul Te O.. Rendang O. Ketika semua lagu sudah dinyanyikan, dua personel wanita baru mulai mengunjukkan kemampuan dengan melakukan duet bermain biola, gitar atau vokal.

Setelah babak pertama selesai, selang 15 menit, babak kedua pun dimulai dan lebih menghebohkan. Jika pertama, band WSATCC hanya diiringi dengan alat musik tiup, babak yang selanjutnya diiringi oleh mini orkhestra. Secara terus menerus para penonton dihibur selalu dengan WSATCC dengan 10 lagu, beberapa diantaranya seperti Senja Menggila, Topstar, Tam Tam Buku dan lain-lain. Semua penonton yang sibuk memberikan tepuk tangan, membuat aksi vokalis menjadi lebih asik dengan goyangan khas tempo dulu.

Oleh sebab itu lah, konser di Cikini tidak hanya sebatas nostalgia perjalanan dari band WSATCC, namun juga untuk bernostalgia konser pada masa lampau. Persembahan lagu juga tidak hanya sampai disitu, ketika acara ini akan ditutup, band penggelar memberikan satu buah lagu yang membuat penutupan semakin sempurna. lihat koleksi paket foto prewedding jakarta di preweddingfoto.com

Thursday, August 6 2015

Karakter Jokowi Tidak Sejalan Dengan Pasal Penghinan Presiden

Jakarta – Wacana dari Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla untuk kembali memasukkan pasal penghinaan presiden didalam rancangan Kitab UU Hukum Pidana tak sejalan dengan demokrasi. Hal tersebut terjadi karena terlalu luas terminologi akan kalimat penghinaan kepada presiden. Jika pasal tersebut benar-benar dimasukkan kedalam KUHP, akan timbul kekhawatiran pemerintah Jokowi dan JK di cap sebagai anti demokrasi dan ankritik.

Dian permata mengatakan bahwa semua pasal di Indonesia terlalu seperti karet. Karena lentur, kita semua tidak akan bisa melakukan prediksi kemanakah arah bandul tentang penghinaan terhadap presiden. Hal yang ditakutkan yaitu, ketika seseorang telah mengkritik kebijakan dari yang sudah dijalankan oleh pemerintahan Jokowi dan JK dianggap sebuah penghinaan. Apa bila hal yang ditakutkan itu terjadi, tentu akan sangat berbahaya.

Munculnya pasal tentang penghinaan presiden, di khawatirkan akan membuat pemerintah Jokowi dan JK akan menjadi jauh dengan semua masyarakat. Terjadinya hal seperti ini tentu sangat tidak sejalan dengan sikap dan perilaku Jokowi ketika masih memimpin DKI Jakarta dan Solo. Pada saat itu, Jokowi selalu melakukan jemput bola dengan cara mendengarkan semua keluh kesah dari masyarakat secara langsung tentang roda pemerintahan yang dia jalani serta apa saja manfaat untuk rakyatnya.

Kemudian Dian Permata mengatakan lagi, jika pasal tersebut terus berjalan, tentu akan terlihat sangat lucu karena berkebalikan dengan karakter Jokowi ketika masih menjadi pemimpin Jakarta dan Solo. Tak hanya berakhir pada itu saja, adanya media sosial dengan akun atas nama Jokowi yang memiliki tujuan awal untuk menjembatani alur demokrasi antar presiden dengan rakyat malah menjadi kontraproduktif dengan maksud dari pasal penghinaan presiden didalam KUHP tersebut.

Bisa-bisa jika ada seseorang yang mention tentang kerusakan drainase didaerahnya juga dianggap sebuah penghinaan karena telah melecehkan jabatan presiden. Mention-mention tidak jelas pun pernah terjadi kepada presiden kita sebelumnya, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono yang ada beberapa orang berjualan baju, akik, hingga melecehkan keluarga SBY ketika masih memimpin Indonesia.

Monday, August 3 2015

Ini Tantangan Yang Akan Dihadapi Haedar Nashir Jika Menggantikan Din Syamsuddin

Jakarta – 13 anggota PP dari Muhammadiyah telah terpilih didalam perhitungan pada muktamar ke 47 yang dilaksanakan oleh panitia pemilihan, hari Rabu 5 agustus 2015. Karena PP Muhammadiyah memenangkan proses pemilihan dari calon formatur, maka Direktus Eksekutif MAARIF pun langsung memberikan ucapan selamat. Dengan terpilihnya Muhammadiyah, tentu saja akan menjadi satu hal yang memperkuat budaya berdemokrasi pada kalangan masyarakat sipil.

Sesuai dengan konvensi yang sudah berlaku pada Muhammadiyah, karena Haedar Nashir mendapatkan suara paling banyak didalam pemilihan ini tentu akan mendapat kesempatan utama untuk menyatakan siap tidaknya menerima amanah dari ketua umum. Fajar Riza mengatakan, bahwa jika Haedar Nashir menjadi pengganti Din Syamsuddin, akan menjadi sebuah sejarah baru. Kini saatnya Dosen pascasarjana dari Universitas Muhammadiyan Yogyakarta menjadi ketua umum dari Muhammadiyah yang berasal dari provinsi Jawa Barat untuk pertama kalinya.

Karena berdasarkan sejarah dari perkembangan Muhammadiyah, ketuanya selalu berasal dari Jawa Tengah, Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Sumbawa Besar, yaitu Din Syamsuddin. Tidak sampai situ saja, Fajar Riza pun menambahkan bahwa, dengan adanya hal ini tentu akan menghidupkan nafas keindonesiaan didalam bermuhammadiyah, seperti tumbuh dalam kebhinekaan budaya dan etnis contohnya.

Kemudian adanya kesadaran organisasi yang melalui fanatisme etnisitas akan meneguhkan budaya modern serta meriktokrasi kultur ogranisasi Muhammadiyah. Fajar memiliki harapan, nantinya Haedar Nashir akan siap dalam melanjutkan tugas dari Din Syamsuddin yang bisa membuat Muhammadiyan saat ini mendunia serta mengembangkan proyek islam pada ranah kebangsaan.

Muhammadiyan harus bisa mentrasnformasikan komitmennya secara terus menerus tanpa henti sebagai salah satu gerakan pencerahan serta tenda bangsa, terlebih pemimpin saat ini, Haedar sudah dikenal sejak dulu sebagai ideolog sebuah organisasi yang memahani ruh Muhammadiyah. Adanya komposisi formatus ideal sering disebut-sebut bisa memberikan optimasi karena kepemimpinan Muhammadiyan memiliki sifat yang kolektif-kolegial. Deretan tokoh-tokoh yang baru saja masuk ke dalam organisasi seperti Muhadjir Effendy, Busyro Muqoddas, kemudian Hajriyanto Tohari dan Suyatno juga telah menambah kekuatan dari gerak organisasi ini.

Saturday, August 1 2015

Kronolgi Dari Hilangnya Rian, Asisten Cantik yang Akhirnya Diketahui Telah Tewas

Jakarta – Telah dilaporkan hilangnya sisten cantik, Hayriantira 37 tahun yang ternyata dibunuh oleh kekasihnya sendiri bernama Andy Wahyudi. Dalam menguak misteri hilangnya Rian ini, dibutuhkan waktu yang cukup lama. Berawal dari tahun lalu bulan November, Rian dilaporkan hilang. Setelah keluarga korban diwawancarai, korban tidak bisa dikontak ketika bulan November tahun 2014.

Ketika itu juga keluarga melakukan pencarian korban kepada semua teman-temannya dan juga orang terdekat korban. Ibu Rian sudah berusaha untuk mencari informasi kepada semua temannya namun tetap saja usaha tersebut tidak lantas membuat korban ditemukan. Korban terakhir berangkat ke kantor dan bermain sosmed pada bulan Oktober tahun 2014. Asisten cantik tersebut masih eksis pada sosmed dari hingga awal Oktober 2014.

Setelah beberapa bulan, akhirnya April 2015, dari pihak keluarga melaporkan hilangnya Rian. Setelah itu, Tim Unit Jatanras Ditreskrimum dari Polda Metro Jaya pun langsung melakukan penyelidikan serta pencarian terhadap korban. Kasubdit Jatanras dari Polda Metro Jaya, bernama Herry Heryawan menyatakan bahwa selama bulan April hingga Juli tahun 2015 telah dilakukan pencarian. Polisi pun mencari tahu tentang teman dekat Rian yang bernama Andy Wahyudi di sebuah perusahaan bidang alat kesehatan daerah Jatibening, Bekasi, karena memang itu merupakan tempat ia bekerja.

Pada bulan Mei 2015, polisi akhirnya berhasil mengungkap pemalsuan tanda tangan yang terkait dengan kepemilikan mobil dari Rian oleh Andy. Di bulan juli tepatnya tanggal 9, AW pun ditangkap polisi karena kasus pemalsuan. Pada proses pemeriksaan atas kasus pemalsuan, AW sama sekali tidak mengaku bahwa ia yang membunuh korban.

Dan akhirnya pada bulan Juli pertengahan, AW baru mengaku bahwa ia telah membunuh korban pada Hotel Cipaganti daerah Garut, Jawa Barat pada tanggal 30 Oktober tahun 2014. Henry AKBP menuturkan bahwa polisi pun melakukan pengecekan agar bisa mengonfirmasi penemuan mayat pada hotel tersebut. Dan memang ternyata benar ditemukan mayatnya. Setelah korban dibunuh, AW langsung memasukkannya kedalam bak mandi. Diduga pembunuhan ini terjadi karena masalah pribadi.